CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Sunday, May 2, 2010

BUAT INSAN TERSAYANG

BUAT KAU YANG BERNAMA SAHABAT





Setelah berkurun lama aku mendambakan kasih sayang dari insan yang aku sayangi dan kasihi.. hampir dua bulan yang lepas aku dapat merasakan perasaan tersebut mula timbul dari dalam diriku.. aku sayang dia lebih dari aku sayang diriku sendiri.. aku sedar masaku hanya tinggal beberapa ketika sahaja lagi.. aku mungkin terlalu awal untuk menilai seseorang yang baru aku kenali.. aku tahu dia seorang yang baik.. lagipun dia terlalu menyayangiku.. secara jujur aku jelaskan disini.. hatiku.. jiwaku.. dan nyawaku akan ku serahkan padanya.. kerana dia adalah insan yang betul-betul mengambil berat tentang diriku serta menyayangiku...

Tanggal 26 April 2010...
aku telah berterus terang dengannya bahawa aku bukanlah anak kandung kepada papaku.. dia sering bertanya padaku tentang siapa papaku dan siapakah nama papaku.. aku tidak mahu dia mengetahuinya.. kerana aku takut dia akan tahu siapakah aku sebenarnya..

Selama ini hanya ada seorang sahabat sahaja yang tahu tentang diriku.. temanku yang telah pergi meninggalkan aku untuk selama-lamanya.. aku terlalu sayangkannya.. tapi terpaksa redha dengan pemergiannya kerana aku tahu tuhan lebih menyayanginya.. walaupun sekarang aku terasa sunyi dan tiada lagi hilai tawa dari temanku lagi.. aku tahu.. aku tidak berhak menghalang dengan kehendak ilahi..

Kepada insan yang aku sayangi..
ingatlah aku hanya mengaih kasih dari kamu semua.. walaupun aku tahu.. aku tidak berhak undak memilikinya.. hidupku hanya menyusahakan semua insan di muka bumi allah ini.. aku tidak minta untuk dilahirkan di muka bumi ini... dan aku juga tidak meminta untuk menjadi sedemikian.. salahkah aku untuk menagih kasih dari kalian.. patutlah keluarga kandungku pun membuang aku jauh dari hidupnya.. aku juga tahu keluarga angkatku menganggap aku menyusahkan mereka.. aku pernah terdengar perkataan tu terkeluar dari mulut mereka..

Namun...
aku terpaksa redha dengan kata-kata itu.. kerana aku hanya menumpang kasih dari mereka.. aku juga bersyukur.. dengan adanya insan yang mengambil berat tentang diriku.. walaupun dia orang luar.. dan baru aku kenali namun aku tetap menyayanginya.. walaupun jauh disudut hatiku.. rasa sedih itu ada.. sedih dengan sikap keluarga yang tidak pernah mengambil berat tentangku.. dan hanya leka mengejar harta duniawi.. aku bermohon padamu ya allah.. sebelum aku hembuskan nafasku yang terakhir.. aku nak melihat insan yang melahirkan aku dan aku juga mahu melihat siapakah insan yang sanggup membuang aku jauh dari hidupnya...

Wassalam..

Saturday, May 1, 2010

BUAT INSAN TERSAYANG


hari nie aku menunggu panggilan dari orang yang selalu mengambil berat tentang diriku.. tapi perasaanku hampa.. aku sedar semenjak baru-baru ini dia seolah-olah menjauhi dirinya dari aku.. aku sedar sapa diriku ini.. hidup hanya menyusahkan orang.. patut lah keluarga kandungku membuang aku.. kerana aku menyusahakan diorang.. kenapalah aku harus hidup jika aku terus mahu menyusahkan setiap insan di muka bumi allah ini.. aku cuba menghubunginya beberapa kali hari ini.. tapi perasaan aku hampa.. aku terlalu risau tentang dirinya.. aku bertahan hidup sekarang nie pun kerana aku ingin mencapai apa yang aku hajati.. tetapi jika allah tidak mengizinkan.. aku redha... aku tahu.. setiap permulaan ada akhirnya.. tadi aku cuba untuk membuka FB nyer.. aku tidak boleh login lagi kerana dia sudah tukar ke password lain.. aku x tau kenapa dia berbuat demikian.. sedangkan dia tahu yang aku terlalu menyayanginya.. dan aku berkuat untuk terus hidup hanya dengan semangat yang dia berikan padaku..

" YA ALLAH... " " AKU MEMOHON KEPADAMU YA ALLAH " " TOLONG JANGAN PISAHKAN AKU DARIPADA ORANG AKU SAYANGI YA ALLAH" " KERANA PALING BERMAKNA DALAM HIDUPKU YA ALLAH " " YA ALLAH... " " AKU PERNAH KEHILANGAN KASIH SAYANG DARI SEBUAH KELUARGA " " DAN BILA AKU BERTEMU DENGANNYA YA ALLAH " " NUR YANG KU CARI DALAM HIDUPKU BERSINAR KEMBALI " " AKU BERMOHON KEPADAMU YA ALLAH " " JANGAN PISAHKANNYA DARIKU " " JIKALAU ITU KEHENDAKMU YA ALLAH " " MENJAUHKAN AKU DARINYA " " AKU REDHA YA ALLAH " " TUHAN YANG MAHA BERKUASA LAGI MAHA MENGASIHANI "
walaupun aku terpaksa berpisah dengannya.. aku redha.. kerana dalam hatiku telah tersemat.. dia insan yang telah banyak mengajar aku tentang kehidupan.. jika aku ditakdirkan pergi untuk selama-lamanya sekarang.. aku redha.. kerana aku hanya menumpang di muka bumi allah yang maha esa ini..

" BUAT INSAN YANG AKU SAYANGI.. "
" AKU HANYA MENUMPANG KASIH DAN SAYANG DARIMU.. "
" JIKA ITU DI ANGGAP SALAH DISISIMU.. "
" MAAFKAN AKU.. "

akan ku tatap dan akan ku baca buku (LELAKI SOLEH) yang kamu telah hadiahkan kepadaku.. dan mempunyai ungkapan yang kamu ungkapkan..

" KHAS BUAT SAHABATKU.. "
" PERSAHABATAN DI DUNIA DAN AKHIRAT.. "

Monday, April 26, 2010

ERTI SEBUAH PERSAHABATAN



Persahabatan, sebenarnya seberapa penting itu untuk kita? Untuk saya pribadi, sebuah persahabatan sangatlah penting. Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial, yang butuh untuk bersosialisasi, berkumpul. Tetapi di sisi lain, manusia juga adalah makhluk yang terdiri dari ego, “kemenangan” dari sang ego ini membuat manusia jadi egois.

Keberadaan sahabat, untuk saya sangat membantu dalam meredam ego ini. Kebutuhan untuk mendengarkan dan didengarkan, saling berbagi, saling berdekatan, bahkan saling “bertengkar” membuat sebuah persahabatan menjadi penting. Teorinya, sahabat adalah orang yang bisa menerimamu apa adanya. Saat kamu benar dia akan mendukungmu, saat kamu salah dia akan memberitahumu kalau kamu salah, “menyalahkan” kesalahanmu tetapi bukan menyalahkan hidupmu, tidak men-‘cap’-mu karena kesalahanmu dan tetap di sisimu untuk membantumu memperbaiki kesalahanmu. Teorinya, sahabat adalah orang yang mungkin tidak akan selalu ada bersamamu terus-menerus, tetapi dia bisa menjadi orang pertama yang ikhlas kamu hubungi bila pun dan di manapun hanya untuk mendengarkan keluh kesahmu. Teorinya, seorang sahabat adalah orang di mana kita sanggup untuk “berdarah-darah” karena membelanya, rela melakukan apa saja hanya untuk melihat senyumnya mekar kembali.

Itu teorinya… prakteknya ternyata sulit, boleh jadi karena hal-hal di luar kendali kita. Tetapi bukan tidak mungkin untuk dipelajari. Dimulai dari diri sendiri. Meredam ego, mencoba berkompromi, bertanggung jawab atas semua perbuatan, menghargai orang lain, rela membuka hati dan telinga untuk mendengarkan, tetap berbicara dengan nada santai dan kalem walaupun diri sedang dikuasai emosi, dan yang penting adalah… senyum. Mungkin kalau kita kucing, kita bisa bertingkah menggemaskan, bermanja-manja dan mengesel di kaki seseorang, dan mengeluarkan suara “Miauw…” yang lucu. Atau kalau kita anjing, kita boleh memasang tampang lucu dan mengibas-ngibaskan ekor sebagai tanda persahabatan. Tetapi kita bukan kucing, bukan pula anjing. Kita tidak punya suara “Miauw” yang lucu atau ekor untuk dikibas-kibaskan. Tetapi kita punya senyum.

Senyum (ikhlas), mengandungi 4 hal penting: kepercayaan diri, kegembiraan, antusiasme, dan penerimaan. Kamu tersenyum (mekar, ikhlas dari hati) memperlihatkan bahwa kamu yakin dengan diri kamu dan keadaan sekitarmu. Kamu tersenyum, berarti kamu menunjukkan pada orang-orang di sekitarmu bahwa kamu menganggap mereka menyenangkan (dan setiap orang pasti merasa senang kalau dianggap menyenangkan). Kamu tersenyum, kamu menyiratkan bahwa kamu tulus menerima dia apa adanya.

Saya sendiri tidak mempunyai banyak sahabat. Saat saya merasakan mereka menjauh, atau ‘insting’ saya merasakan bahwa mereka tidak nyaman bersama saya, membuat saya berpikir “Apa ada yang salah dengan saya? Apa ada yang salah dengan keadaan ini?” Yang saya tahu adalah saya sangat menghargai keberadaan para sahabat saya, tetapi apakah mereka sudah merasa cukup dengan penghargaan yang saya berikan. Lebih parah lagi, apakah mereka tahu bahwa saya sebenarnya merasa sangat nyaman dengan keberadaan mereka.

Berpikir seperti ini membuat saya tiba di satu titik. Bahwa mungkin selama ini konsep saya tentang sebuah persahabatan itu salah. Saya dan mungkin ada banyak orang lain, sering menganggap bahwa sahabat adalah orang tempat kita bisa berkeluh kesah tentang apa saja. Tetapi pernahkah kita berpikir bahwa mereka juga manusia yang JUGA memerlukan tempat untuk berkeluh kesah? Bahwa mereka juga manusia dengan segala keterbatasannya, manusia yang juga butuh untuk dibahagiakan, dicintai, dan dimengerti… diberi, bukan hanya memberi, diterima…bukan hanya menerima.

Ada yang pernah berkata kepada saya, “Sesuatu akan menjadi sangat berharga saat kamu sudah kehilangannya.” Boleh jadi itu benar, boleh jadi itu salah, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Jadi begini, haruskah kita benar-benar kehilangan dulu baru kemudian kita menyadari bahwa dia berharga tetapi semua sudah terlambat, dan kita tidak boleh membalikkan keadaan seperti semula? Tidak. Tidak harus begitu. Mungkin, dari sekarang kita tidak perlulah membuang-buang waktu untuk hal-hal yang tidak berguna. Mulai mencintai apa yang kita miliki, bukan yang kita inginkan.

Seorang sahabat, dia bukan dewa, dia bukan yang maha segalanya. Dia juga manusia, sama seperti kita. Mulailah memikirkan hal-hal yang menyenangkan yang mungkin belum kamu lakukan untuk sahabatmu. Beritahu sahabatmu bahwa mereka berharga, bahwa kamu merasa nyaman berada di dekatnya, apa pun dan bagaimanapun keadaannya. Beritahu sahabatmu, bahwa kamu bersedia dihubungi bila pun hanya untuk mendengarkan keluh kesahnya, “Ini jerawatku bertambah banyak ya…” Atau tersenyum menyenangkan karena gerutuannya tentang kamu, “Kamu insan yang paling bermakna dalam hidup aku dan tanpa kamu aku mesti takkan kuat hingga kini”


BERIKANLAH SEMUA NIKMAT YANG BANYAK KEPADAKU

Astaghfirullah....

Ya Allah, aku sungguh menyesal di atas sgla prbuatan aku....Aku tau ia suatu dosa, tetapi, nafsuku merajai sgla2nya...Ya Allah ...Egkau Maha Agung lgi Mha Bijaksana..ampunkan dosa2ku....Ya Allah mengapa aku sring mgulginya wlu kutahu ia sgt mbri bisa kpdku???? Mgpa aku sring tjbk ke arah itu....pdhal aku mmpnyai akal yg msh bleh mbwakuku ke arah yg lbh baik drpd itu??? Mngapa aku bodoh??? Mengapa aku sering keterlanjuran??????

Mengapa dn mengapa?????

Utk pgtahuan semua....aku bukanlah seorang yg tlalu baik....bukan jga sorg yg tlalu bjak...smlm, sdh sekian lama aku x mlkukannya.....hampir 6 bulan...lalu aku mgulanginya....pristiwa htam kembali mghantui aku....mgapa aku tlalu taksub dgnnya???? Bukankah ia mmpu mghancuri hidupku....dosa itu ialah melakukan perkara yg dilaknat tuhan dan perkara yg blh menjerumus aku kelembah maksiat..

OH... DOSANYA AKU.........

AKU BAGAIKAN DI ALAM LAUTAN.........

AKU DITENGGELAMI AIR YANG MASIN...............!!!

OH tidak!!!!!!!!!!!!!!!! Di manakah rahmat-KAU oh tuhan...???

Stahu aku, Engkaulah Tuhanku, sbaik2 Tuhan yang Mha Pmurah lgi Mha Pnyayang!!!

Engkaulah temanku jika aku brsa sunyi...Engkaulah tpt aku bmnja ttkla aku brasa boring....Mengapa aku trasa sprti Engkau sdh mmbenciku....Bukankah Engkau Mha Pgmpun lgi Mha Pnyyg???

Jdi, ampunkanlah dosa2ku Y Allah...Jgnlah jdikn aku sorg yg bodoh...Kuatkanlah igtnku kembali....kuatkanlah imanku kembali....Kuatkanlah tbuh badanku kembali...Jikalau Engkau tidak kembalikannya semua, aku tidak akan dapat mencapai kejayaan untuk mengangkat martabat agama-KAU Ya Allah....aku akan tsingkir....bgaimana pula dgn saudara2ku yg lain...tanpa aku, mgkin mreka akan tggelam ke sungai kealpaan.....tanpa aku yg cerdik dhulu, mgkin mreka akan mnjdi lebih sesat...tanpa aku yg kuat dhulu, mgkin aku akan lemah semangat dan mreka pasti akan berasa hampa dgn Islam....tanpa aku juga, yg bijak, kuat ingatan dan tbh bdan sprti dhulu, mgkn mera tidak akan tahu btapa nimatnya beribadah dengan-KAU yang Maha MULIA itu.....................AKU role-modelnya...akulah yg sring bdkwh dgn mrka.............@kdg2......akulah yg sring mnnjukkan kpda mreka ISLAM itu HEBAT................Oh Tuhan.........AMPUNKANLAH DOSA2KU!!!!!!!!!!!!!!!!

AKU MERAYU KEPADA-KAU.........KASIHANILAH AKU.....................MAAFKANLAH AKU..........
JGN AMBIL KEMBALI RAHMAT-KAU YG ADA PDAKU DAHULU....YA ALLAH.......AKU SGGUH BERDOSA.........BGMANA AKU MAHU BLJR JIKA OTAK LEMAH........BGAIMANA AKU MAHU MENGINGAT JIKA AKAL AKU LEMAH..........BGAIMANA AKU MAHU MNDPT 9A DALAM SPM JIKA AKU TERUS BGINI..............KERANA-KAU.............MSIH ADA RUANG LAGI KE UNTUK BERJAYA.....SDGKN FINAL EXAM HANYA TINGGAL 5 BULAN SHJ..... ATAU JIKA ENGKAU AMPUNKAN, ADAKAH AKU AKAN MENINGGALKANNYA SELAMA-LAMANYA..............

ASTAGHFIRULLAH AL-`ADHIIM.....

YA ALLAH, ENGKAULAH TUHANKU, TIADA TUHAN MELAINKAN ENGKAU.....YANG MENCIPTAKN AKU, DAN AKU ADALAH HAMBA-KAU......DAN AKU JUGA MSIH SDG BRADA DI ATAS JANJIKU YG DHLU KTIKA AKU BRSAMA-KAU, BGITU JGA DGN ORG YG LAIN.......SEUPAYAKU.....AKU BERLINDUNG DGN-KAU YA ALLAH....DRPA PRKRA2 YG KEJI DAN MUNGKAR!!!! AKU MENGAKUI AKAN SGLA NIKMAT-KAU YG TELAH BERIKAN KEPADAKU.....DAN AKU JUGA MENGAKUI AKAN DOSA2KU....MAKA AMPUNILAH AKU!!!!!!!!


SIAPA LAGI AKU INGIN MENGHARAP DAN MEMOHON JIKALAU BUKAN ENGKAU!!!!!!!!!!!!!!!!!

RAHSIA TAPAK TANGAN


Sememangnya terlalu banyak rahsia yang tersemadi pada tangan kita... Walau bagaimanapun ini cuma ramalan saja dan jangan telalu fanatik sangat untuk mempercayainya.. cuba perhatikan setiap garisan pada tapak tangan korang dan bandingkan dengan garisan yang dinomborkan seperti di atas... setiap garisan mempunyai maksud yang tertentu. Tapi jangan la panik, bukan semua garis yang dinyatakan itu terdapat pada tapak tangan korang.. and of course la bentuknya juga berbeza-beza.. ada yang kurang jelas, putus-putus dan sebagainya. So selamat 'menilik'.. jangan tersalah tilik, sudah la!

1. Garis Kehidupan
Garis bertanda nombor 1 ini adalah berkaitan dengan kehidupan kamu. Semakin ia panjang dan terang garisnya, semakin baik maksudnya. Dikatakan seseorang itu akan panjang jangka hayatnya jika mempunyai garis yang sedemikian lebih-lebih lagi jika garisnya mencecah hingga ke penghujung.

2. Garis kecergasan
Garis bertanda nombor 2 ini pula bersangkutan dengan tahap pemikiran dan keupayaan kamu untuk berjaya ke peringkat tinggi. Misalnya seorang pelajar, jika ia jelas, terang dan lurus, ia memperlihatkan bahawa kamu seorang yang bekerja keras untuk berjaya dalam pelajaran dan kamu berupaya untuk belajar dengan lebih gigih. Bagi kamu, setiap kejayaan perlu disertakan dengan usaha yang gigih. Tidak hairanlah orang yang mempunyai garis ini mampu menjejakkan kaki ke menara gading tanpa sebarang masalah.

3. Garis hati/cinta
Garisan ini melambangkan perasaan dan percintaan kamu. Sekiranya kamu mempunyai satu garis yang panjang dan lurus, ia menunjukkan bahawa kamu setia dalam percintaan dan mungkin hanya mengalami satu episod cinta saja. Manakala sekiranya garis itu putus-putus dan terdapat cabang-cabang lain, ini menunjukkan kamu mungkin mempunyai beberapa pengalaman gagal dalam bercinta sebelum menemui cinta yang sejati. Malah jangan terkejut, ada di antara kamu yang mempunyai garis putus-putus ini ' curang' dan menjalinkan hubungan cinta dengan lebih daripada seorang gadis/jejaka dalam masa yang sama!

4. Garis kejayaan
Cuba kamu perhatikan garis yang bertanda nombor 4 ini. Adakah ia terdiri daripada satu garis sahaja? Kadangkala terdapat sesetengah orang yang mempyai dua atau lebih garisan ini. Dikatakan mereka ini bakal memperolehi kejayaan cemerlang dalam dua kerjaya atau apa juga yang diceburi oleh mereka nanti, mengikut garis yang terpamer di telapak tangan kamu itu.

5. Garis matahari ( Sun line)
Bukan semua orang yang mempunyai garis ini yang kelihatan dengan begitu jelas dan nyata. Sekiranya kamu mempunyai garisan sedemikian, ia menunjukkan kamu akan menjadi kaya dan terkenal dalam kehidupan kamu. Sebab itulah, ada orang yang mampu meraih kejayaan dalam dua bidang yang dilakukan dalam masa yang sama. Ini kerana sudah tersurat bahawa mereka ini mudah mendapat kejayaan.

6. Garis kesihatan
Sama seperti garis kehidupan, sebaik garisan adalah yang kelihatan jelas, lurus dan tidak putus-putus. Sekiranya garis ini putus-putus, ini menunjukkan tahap kesihatan kamu tidak begitu baik. Begitu juga sebaliknya.

7. Garis perkahwinan
Sekiranya garisan itu membentuk bulatan menghala ke arah kanan hingga ke tapak tangan, kamu diramalkan bakal mempunyai sebuah perkahwinan yang kekal dan bahagia selama-lamanya. Perkahwinan wujud hanya sekali saja dalam hidup kamu. Tiada lagi yang kedua dan seterusnya...

8. Garis bilangan anak
Setiap orang pasti ingin atau menyimpan hasrat untuk memiliki cahaya mata sendiri bila tiba masanya nanti. Berapa orang anakkah yang kamu inginkan? Tidakkah kamu perlu mengetahuinya? Apa yang perlu kamu lakukan ialah dengan mengira berapa banyak garisan halus dan pendek yang kamu miliki dan ia sebenarnya mewakili jumlah bakal anak kamu nanti. Misalnya kamu mendapat terdapat empat garisan dan ini bermakna jumlah anak kamu nanti ialah empat orang.

9. Garis perjalanan
Adakah kamu ini seorang yang sukakan sesuatu kehidupan yang mencabar, suka merantau atau melawat tempat-tempat asing? Sudah tentunya kamu ini mempunyai garisan perjalanan yang cukup jelas dan terang, seperti yang dinyatakan pada garisan bernombor 9. Tidak hairanlah sekiranya kamu ini juga suka hidup berpindah-randah dan mudah bosan dengan sesuatu tempat.

10. Garis kewangan
Setiap orang semestinya mengimpikan kehidupan yang sempurna dan bahagia. Tentu sekali ia mudah dicapai jika mempunyai kewangan yang kukuh. Bagi kamu yang memiliki garisan bernombor 10 ini dengan jelas dan terang, dikatakan kamu mampu memperolehi wang yang banyak melalui pekerjaan yang kamu lakukan itu.

11. Garis pergelangan tangan
Cuba kamu perhatikan pada pergelangan tangan kamu di sebelah dalamnya. Terdapat garis-garis seolah-olah gelang kan? Diramalkan, setiap garis membentuk gelang itu mewakili 25 tahun jangka hayat kamu. Kira saja berapa gelang yan gkamu ada dan ramalkan jumlah hayat kamu sendiri! Tapi awas! Jangan terlalu percaya sangat.... ajal dan maut di tangan Tuhan kan?

Bila jari kamu dirapatkan....
Apa yang kamu lihat bila merapatkan kesemua jari kamu itu di antara satu sama lain? Adakah semuanya rapat-rapat? Kemudian cuba kau perhatikan di antara jari kelengkeng dan jari manis kamu sewaktu kamu rapatkan keduanya. Cuba dekatkan jari kamu itu dengan mata kamu dan tengok sama kamu boleh lihat ada sebarang 'gap' di antaranya... sekiranya kamu dapat melihat cahaya di antara keduanya... bermaksud ia tidak rapat dan renggang... maknanya kamu ini seorang yang cukup pemurah. Malah kadangkala kamu juga terlalu boros dalam berbelanja. Walau bagaimanapun kamu ini bukan seorang yang kedekut! Sebaliknya sekiranya tiada ruangan di antara kedua jari itu bile dirapatkan, ini bermakna kamu ini kedekut orangnya dan pentingkan diri sendiri! betul ke? hehehee...kalau terkene jangan la mareee..

PEACE BE UPON U

Suatu pembaharuan pada blog ini bermakna ada pembaharuan dalam proses pembikinan catatan buat si pemuda yg lemah lagi hina... antaranya aku akan letakkan sikit2 tentang pengalaman dan sgla perjalanan yg tlh ana tempuhi utk dikongsi bsama2 dgn para pembaca... Izinkan aku utk bdoa...."Ya Allah, jika engkau matikan daku sekarang, mungkin lebih baik, kerana aku takut kalau peluang masuk ke Syurga-Mu tidak kesampaian. Aku takut jika aku melakukan maksiat, maka lindungilah aku. Aku takut jika diberi fitnah, maka tolonglah aku. Demi jiwaku yang berada di tangan-Mu, aku ingin supaya Engkau membalas kejahatan orang2 yang zalim! Oh Tuhanku...aku rindukan syurga-Mu. Aku rindukan buah-buahan syurga-Mu. Aku rindukan bidadari-bidadariku di sana dan aku juga rindukan Wajah-Mu yang Maha Mulia, Maha Agung. Engkau Maha Pengampun, maka ampunilah dosa-dosaku. Engkau Maha Mengasihani, maka kasihanilah daku. Matikanlah daku dengan iman, hidupkanlah daku dengan iman, dan masukkanlah daku ke dalam Syurga-Mu dengan iman. Berikanlah rahmat juga kepada hamba-hamba-Mu yang lain, sebagaimana yang telah Engkau berikan rahmat kepadaku. Engkaulah Penolong dan Pelindung kami, maka tolonglah kami untuk mencapai kemenangan terhadap kaum yang kafir." Ameen...

AL-E-IMRAN; 3, VERSE 191 - 195 ٱلَّذِينَ يَذۡكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَـٰمً۬ا وَقُعُودً۬ا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمۡ وَيَتَفَڪَّرُونَ فِى خَلۡقِ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضِ رَبَّنَا مَا خَلَقۡتَ هَـٰذَا بَـٰطِلاً۬ سُبۡحَـٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ (١٩١) رَبَّنَآ إِنَّكَ مَن تُدۡخِلِ ٱلنَّارَ فَقَدۡ أَخۡزَيۡتَهُ ۥ‌ۖ وَمَا لِلظَّـٰلِمِينَ مِنۡ أَنصَارٍ۬ (١٩٢) رَّبَّنَآ إِنَّنَا سَمِعۡنَا مُنَادِيً۬ا يُنَادِى لِلۡإِيمَـٰنِ أَنۡ ءَامِنُواْ بِرَبِّكُمۡ فَـَٔامَنَّا‌ۚ رَبَّنَا فَٱغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوبَنَا وَڪَفِّرۡ عَنَّا سَيِّـَٔاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ ٱلۡأَبۡرَارِ (١٩٣) رَبَّنَا وَءَاتِنَا مَا وَعَدتَّنَا عَلَىٰ رُسُلِكَ وَلَا تُخۡزِنَا يَوۡمَ ٱلۡقِيَـٰمَةِ‌ۗ إِنَّكَ لَا تُخۡلِفُ ٱلۡمِيعَادَ (١٩٤) فَٱسۡتَجَابَ لَهُمۡ رَبُّهُمۡ أَنِّى لَآ أُضِيعُ عَمَلَ عَـٰمِلٍ۬ مِّنكُم مِّن ذَكَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ‌ۖ بَعۡضُكُم مِّنۢ بَعۡضٍ۬‌ۖ فَٱلَّذِينَ هَاجَرُواْ وَأُخۡرِجُواْ مِن دِيَـٰرِهِمۡ وَأُوذُواْ فِى سَبِيلِى وَقَـٰتَلُواْ وَقُتِلُواْ لَأُكَفِّرَنَّ عَنۡہُمۡ سَيِّـَٔاتِہِمۡ وَلَأُدۡخِلَنَّهُمۡ جَنَّـٰتٍ۬ تَجۡرِى مِن تَحۡتِہَا ٱلۡأَنۡهَـٰرُ ثَوَابً۬ا مِّنۡ عِندِ ٱللَّهِ‌ۗ وَٱللَّهُ عِندَهُ ۥ حُسۡنُ ٱلثَّوَابِ (١٩٥)

Those who remember Allâh (always, and in prayers) standing, sitting, and lying down on their sides, and think deeply about the creation of the heavens and the earth, (saying): "Our Lord! You have not created (all) this without purpose, glory to You! (Exalted are You above all that they associate with You as partners). Give us salvation from the torment of the Fire. (191) "Our Lord! Verily, whom You admit to the Fire, indeed, You have disgraced him, and never will the Zâlimûn (polytheists and wrong-doers) find any helpers. (192) "Our Lord! Verily, we have heard the call of one (Muhammad SAW) calling to Faith: ‘Believe in your Lord,’ and we have believed. Our Lord! Forgive us our sins and expiate from us our evil deeds, and make us die (in the state of righteousness) along with Al-Abrâr (the pious believers of Islamic Monotheism). (193) "Our Lord! Grant us what You promised unto us through Your Messengers and disgrace us not on the Day of Resurrection, for You never break (Your) Promise." (194) So their Lord accepted of them (their supplication and answered them), "Never will I allow to be lost the work of any of you, be he male or female. You are (members) one of another, so those who emigrated and were driven out from their homes, and suffered harm in My Cause, and who fought, and were killed (in My Cause), verily, I will expiate from them their evil deeds and admit them into Gardens under which rivers flow (in Paradise); a reward from Allâh, and with Allâh is the best of rewards." (195)

Suatu pembaharuan pada blog ini bermakna ada pembaharuan dalam proses pembikinan catatan buat si pemuda yg lemah lagi hina... antaranya aku akan letakkan sikit2 tentang pengalaman dan sgla perjalanan yg tlh aku tempuhi utk dikongsi bsama2 dgn para pembaca... Izinkan aku utk bdoa...."Ya Allah, jika engkau matikan daku sekarang, mungkin lebih baik, kerana aku takut kalau peluang masuk ke Syurga-Mu tidak kesampaian. Aku takut jika aku melakukan maksiat, maka lindungilah aku. Aku takut jika diberi fitnah, maka tolonglah aku. Demi jiwaku yang berada di tangan-Mu, aku ingin supaya Engkau membalas kejahatan orang2 yang zalim! Oh Tuhanku...aku rindukan syurga-Mu. Aku rindukan buah-buahan syurga-Mu. Aku rindukan bidadari-bidadariku di sana dan aku juga rindukan Wajah-Mu yang Maha Mulia, Maha Agung. Engkau Maha Pengampun, maka ampunilah dosa-dosaku. Engkau Maha Mengasihani, maka kasihanilah daku. Matikanlah daku dengan iman, hidupkanlah daku dengan iman, dan masukkanlah daku ke dalam Syurga-Mu dengan iman. Berikanlah rahmat juga kepada hamba-hamba-Mu yang lain, sebagaimana yang telah Engkau berikan rahmat kepadaku. Engkaulah Penolong dan Pelindung kami, maka tolonglah kami untuk mencapai kemenangan terhadap kaum yang kafir." Ameen...

AL-E-IMRAN; 3, VERSE 191 - 195

ٱلَّذِينَ يَذۡكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَـٰمً۬ا وَقُعُودً۬ا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمۡ وَيَتَفَڪَّرُونَ فِى خَلۡقِ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضِ رَبَّنَا مَا خَلَقۡتَ هَـٰذَا بَـٰطِلاً۬ سُبۡحَـٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ (١٩١) رَبَّنَآ إِنَّكَ مَن تُدۡخِلِ ٱلنَّارَ فَقَدۡ أَخۡزَيۡتَهُ ۥ‌ۖ وَمَا لِلظَّـٰلِمِينَ مِنۡ أَنصَارٍ۬ (١٩٢) رَّبَّنَآ إِنَّنَا سَمِعۡنَا مُنَادِيً۬ا يُنَادِى لِلۡإِيمَـٰنِ أَنۡ ءَامِنُواْ بِرَبِّكُمۡ فَـَٔامَنَّا‌ۚ رَبَّنَا فَٱغۡفِرۡ لَنَا ذُنُوبَنَا وَڪَفِّرۡ عَنَّا سَيِّـَٔاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ ٱلۡأَبۡرَارِ (١٩٣) رَبَّنَا وَءَاتِنَا مَا وَعَدتَّنَا عَلَىٰ رُسُلِكَ وَلَا تُخۡزِنَا يَوۡمَ ٱلۡقِيَـٰمَةِ‌ۗ إِنَّكَ لَا تُخۡلِفُ ٱلۡمِيعَادَ (١٩٤) فَٱسۡتَجَابَ لَهُمۡ رَبُّهُمۡ أَنِّى لَآ أُضِيعُ عَمَلَ عَـٰمِلٍ۬ مِّنكُم مِّن ذَكَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ‌ۖ بَعۡضُكُم مِّنۢ بَعۡضٍ۬‌ۖ فَٱلَّذِينَ هَاجَرُواْ وَأُخۡرِجُواْ مِن دِيَـٰرِهِمۡ وَأُوذُواْ فِى سَبِيلِى وَقَـٰتَلُواْ وَقُتِلُواْ لَأُكَفِّرَنَّ عَنۡہُمۡ سَيِّـَٔاتِہِمۡ وَلَأُدۡخِلَنَّهُمۡ جَنَّـٰتٍ۬ تَجۡرِى مِن تَحۡتِہَا ٱلۡأَنۡهَـٰرُ ثَوَابً۬ا مِّنۡ عِندِ ٱللَّهِ‌ۗ وَٱللَّهُ عِندَهُ ۥ حُسۡنُ ٱلثَّوَابِ (١٩٥)

Those who remember Allâh (always, and in prayers) standing, sitting, and lying down on their sides, and think deeply about the creation of the heavens and the earth, (saying): "Our Lord! You have not created (all) this without purpose, glory to You! (Exalted are You above all that they associate with You as partners). Give us salvation from the torment of the Fire. (191) "Our Lord! Verily, whom You admit to the Fire, indeed, You have disgraced him, and never will the Zâlimûn (polytheists and wrong-doers) find any helpers. (192) "Our Lord! Verily, we have heard the call of one (Muhammad SAW) calling to Faith: ‘Believe in your Lord,’ and we have believed. Our Lord! Forgive us our sins and expiate from us our evil deeds, and make us die (in the state of righteousness) along with Al-Abrâr (the pious believers of Islamic Monotheism). (193) "Our Lord! Grant us what You promised unto us through Your Messengers and disgrace us not on the Day of Resurrection, for You never break (Your) Promise." (194) So their Lord accepted of them (their supplication and answered them), "Never will I allow to be lost the work of any of you, be he male or female. You are (members) one of another, so those who emigrated and were driven out from their homes, and suffered harm in My Cause, and who fought, and were killed (in My Cause), verily, I will expiate from them their evil deeds and admit them into Gardens under which rivers flow (in Paradise); a reward from Allâh, and with Allâh is the best of rewards." (195)

Sunday, April 25, 2010

KAU SAHABAT KAU TEMAN

Di kala kaki melangkah pulang,
ku memikirkan kata-katamu.
Walau bukan kau tujukan padaku,
ia tetap meninggalkan kesan di hati ini.

Mengapa harus aku yang menjadi mangsa
dalam semua ini?
Adakah aku terlalu menyeksa dirimu?
Adakah kau tahu perkara sebenarnya?
Aku terlalu menyayangi dirimu,
sedangkan engkau tidak pernah memahami diriku.

Ku juga punya hati dan perasaan,
tanpa kau sedari...
banyak perkara yang harus aku rahsiakan dari dirimu.
Ku sabar dengan tiap kata-kata
yang keluar dari bibirmu.

Abangku...
engkau adalah insan yang banyak bersabar ..
dengan setiap tingkah laku ku.
Aku mohon maaf..
sebelum peninggalanku..
akan aku sematkan dirimu di dalam hatiku..
sehingga akhir hayatku.

Friday, April 23, 2010

CINTA KASIH SEORANG IBU


"Kisah ini adalah satu tauladan dan nasihat.. tiada kena mengena samada yang masih hidup ataupun yang telah meninggal dunia.."

Alkisah di sebuah desa, ada seorang ibu yang sudah tua, hidup berdua dengan anak satu-satunya. Suaminya sudah lama meninggal karena sakit.
Sang ibu sering kali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya. Anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk yaitu suka mencuri, berjudi, mengadu ayam dan banyak lagi.

Ibu itu sering menangis meratapi nasibnya yang malang, namun ia sering berdoa memohon kepada Tuhan :
"Tuhan tolong sadarkan anakku yang kusayangi, supaya tidak berbuat dosa lagi. Aku sudah tua dan ingin menyaksikan dia bertobat sebelum aku mati"

Namun semakin lama si anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya, sudah sangat sering ia keluar masuk penjara karena kejahatan yang dilakukannya. Suatu hari ia kembali mencuri di rumah penduduk desa, namun malang dia tertangkap Kemudian dia dibawa ke hadapan raja utk diadili dan dijatuhi hukuman pancung.

Pengumuman itu diumumkan ke seluruh desa, hukuman akan dilakukan keesokan hari di depan rakyat desa dan tepat pada saat lonceng berdentang menandakan pukul enam pagi. Berita hukuman itu sampai ke telinga si ibu dia menangis meratapi anak yang dikasihinya dan berdoa berlutut kepada Tuhan :
"Tuhan ampuni anak hamba, biarlah hamba yang sudah tua ini yang menanggung dosa nya"
Dengan tertatih tatih dia mendatangi raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan. Tapi keputusan sudah bulat, anakknya harus menjalani hukuman

Dengan hati hancur, ibu kembali ke rumah. Tak hentinya dia berdoa supaya anaknya diampuni, dan akhirnya dia tertidur karena kelelahan. Dan dalam mimpinya dia bertemu dengan Tuhan.

Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan, rakyat berbondong-bondong manyaksikan hukuman tersebut. Sang algojo sudah siap dengan pancungnya dan anak sudah pasrah dengan nasibnya. Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, dan tanpa terasa ia menangis menyesali perbuatannya.

Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba. Sampai waktu yang ditentukan tiba, lonceng belum juga berdentang. Sudah lewat lima menit dan suasana mulai berisik, akhirnya petugas yang bertugas membunyikan lonceng datang. Ia mengaku heran karena sudah sejak tadi dia menarik tali lonceng tapi suara dentangnya tidak ada.

Saat mereka semua sedang bingung, tiba-tiba dari tali lonceng itu mengalir darah. Darah itu berasal dari atas tempat di mana lonceng itu diikat. Dengan jantung berdebar-debar seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah.

Tahukah anda apa yang terjadi?. Ternyata di dalam lonceng ditemui tubuh si ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah. Dia memeluk bandul di dalam lonceng yang menyebabkan lonceng tidak berbunyi, dan sebagai gantinya, kepalanya yang terbentur di dinding lonceng.

Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata. Sementara si anak meraung raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan. Menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya. Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke atas dan mengikat dirinya di lonceng. Memeluk besi dalam lonceng untuk menghindari hukuman pancung anaknya.

Demikianlah sangat jelas kasih seorang ibu untuk anaknya.
Betapapun jahat si anak, ia tetap mengasihi sepenuh hidupnya.

"Marilah kita mengasihi orang tua kita masing masing selagi kita masih mampu. karena mereka adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di dunia ini"

TIDAK TERNILAI KASIH SEORANG BAPA



“Burung apa?”
“Burung murai.”
“Burung apa?”
“Burung murai.”
“Burung apa?”
“Burung murai.”

Demikian antara ungkapan sebuah iklan terkenal di kaca TV suatu masa dahulu yang mendapat perhatian rakyat Malaysia. Dialog yang menyentuh hati antara seorang anak dengan ayahnya ini sangat sesuai untuk didedikasikan kepada masyarakat sempena Hari Bapa. Mesej yang hendak disampaikan cukup jelas, mampu meruntun hati dan jiwa anak-anak yang sebahagiannya mungkin terlupa bagaimana lelaki bernama Bapa atau Ayah membesarkan mereka.

Sketsa bermula apabila seorang bapa yang uzur bertanya kepada anaknya, yang sudah berkerjaya dan berkeluarga, akan nama seekor burung yang dilihatnya. Anaknya menjawab lembut, “Itu burung murai, abah.”

Tiba-tiba ayahnya bertanya soalan yang sama dan dijawab lagi oleh anaknya. Kali keempat ayahnya bertanya, nada jawapan si anak mula berubah. “Abah... abah ni tak dengar atau sengaja buat-buat tak dengar? Kan saya dah beritahu tadi, itu burung murai.”

Sambil tersenyum si ayah menghulurkan diari milik Almarhum isterinya kepada si anak. “Nah, cuba baca apa yang Mak kau tulis.”

Si anak menyambut diari tersebut lalu membacanya. Ibunya mencoretkan bagaimana bahagianya dia melihat suaminya yang jarang berada di rumah melayan kerenah anak sulung mereka di halaman. Tiba-tiba si anak terlihat seekor anak burung murai terjatuh dari sarangnya. Dia pun menjerit memberitahu ayahnya lalu bertanya, “Abah, itu burung apa?” Ayahnya menjawab, “Burung murai, nak.”

“Burung apa?” tanya si anak lagi.
“Burung murai,” jawab si ayah.
“Burung apa?”
“Burung murai, sayang”

Si anak terus mengajukan soalan yang sama berulang-ulang kali, namun ayahnya tetap setia menjawab tanpa jemu.

Begitulah antara sketsa kasih sayang seorang ayah terhadap anaknya yang dipaparkan kepada kita. Kalau kasih ibu dikatakan membawa ke syurga, bagaimana pula kasih ayah? Ya, ada orang berkata, kasih ayah tetap hangat di mana-mana. Memang benar. Lantaran seorang ayah selalu dikaitkan dengan orang yang mencari rezeki dalam keluarga, setiap langkahnya untuk mendapatkan sesuap nasi pasti telah diniatkan sejak awal untuk menyara keluarganya, memberi makan isterinya dan membesarkan anak-anaknya, demi Allah.

Bayangkanlah dalam sebuah keluarga yang hanya si bapa bekerja, sudah tentulah bapa ini bertungkus-lumus membuat kerja itu dan ini, sepenuh masa dan separuh masa, sepenuh hati dan separuh mati, semata-mata untuk mendapatkan rezeki yang halal. Bayangkanlah para bapa yang ditugaskan di luar daerah atau luar negara untuk satu jangka masa yang lama. Perasaan rindu terhadap keluarga, rumahtangga dan kampung halaman terpaksa dipendamkan demi kerjaya. Semuanya dilakukan demi kasih sayangnya terhadap isteri dan anak-anak. Apatah lagi seorang bapa yang beriman, pasti besar impiannya untuk melihat anak-anak yang dididiknya berjaya menjadi insan yang soleh dan solehah. Pasti tinggi cita-citanya untuk menyaksikan zuriatnya menjadi pewaris yang memimpin dunia ini ke mercu kehidupan yang diredhai dan diberkati Ilahi.

Terima kasih Ayah, Abah, Apak, Papa, Abi, Bapak, Daddy..... Kami mendoakan semoga Allah memanjangkan umurmu. Biarpun dirimu telah pergi, nama dan kebaikanmu tetap hidup sepanjang usia. Kami mendoakan semoga Allah mengampuni dosamu dan mengasihanimu sebagaimana dirimu mengasihi kami sejak kami kecil sehingga sekarang.

Ya Allah, terimalah segala amalan kebaikan bapa kami dan tempatkanlah dia dalam kalangan orang-orang yang mendapat kasih sayang-Mu. Amin.

MAAFKAN AKU SAHABAT

Sungguh aku bersyukur ALLAH Mempertemukanku denganmu, sahabat...

Karena ALLAH banyak Memberiku pelajaran melalui sikapmu


Maafkan sahabatmu yang khilaf ini

Telah banyak perkataan dan sikapku yang mungkin telah membuatmu kecewa dan kesal terhadapku

Karena inilah sahabatmu

Hanya sesosok manusia lemah yang penuh khilaf


Jangan pernah mengharapkanku sebagai seorang sahabat yang sempurna

Jangan pernah mengharapkanku sebagai seorang sahabat tanpa salah

Jangan pernah mengharapkanku sebagai seorang sahabat yang selalu ada di sampingmu

Karena sekali lagi inilah sahabatmu

Yang penuh dengan kelalaian


Aku mohon kepadamu, ketika aku jatuh, jangan biarkan dirimu jatuh bersamaku

Aku ingin dirimu tetap berada di atas sana

Hingga suatu saat dirimu dapat mengangkatku dari atas


Sungguh tidak ada niat untuk membuatmu kecewa atas diriku

Aku hanya ingin mengatakan yang sejujurnya

Aku tak ingin dirimu tertipu

Aku tak ingin dirimu terlena

Aku tak bisa membiarkan dirimu berharap kepadaku

Aku tak bisa membiarkan dirimu bergantung kepadaku


Sahabat, inilah aku, seorang manusia yang jauh dari sempurna

Tolong, jangan berharap atau bahkan bergantung pada diriku

Aku tak bisa memberi apa yang kau inginkan

Aku tak bisa menjamin kebahagiaanmu

Aku tak bisa terus berada di sampingmu


Berharaplah pada RABB yang Maha Sempurna

Bergantunglah pada RABB yang Maha Agung

Kelak kau akan bertambah kuat

Karena kau telah berpegang teguh pada tali ALLAH yang tak akan pernah putus


ALLAH yang akan Menguatkanmu

ALLAH yang akan Menyokongmu

ALLAH yang akan Membantumu

ALLAH yang akan Berada di sampingmu

ALLAH yang akan Menjamin hidupmu


Bukan manusia seperti diriku...


Ya RABBI, hamba memohon ampunan-Mu

Hamba telah banyak mendzolimi orang yang Engkau cintai

Hamba telah banyak mengecewakan orang yang Engkau muliakan


Sahabat...

Dengan segala kerendahan hati ini, aku memohon semoga engkau berkenan membukakan pintu maaf atas segala kekhilafanku

Aku tak tahu berapa tahun, berapa hari, atau bahkan berapa menit lagi ALLAH akan Mencabut nyawaku

Aku hanya ingin bertemu dengan ALLAH dengan tenang

Tolong maafkan segala kekhilafanku


Aku mohon....

Maafkan aku, sahabat....


Mp3Raid music code

Thursday, April 22, 2010

SAKIT ITU PENAWAR


Saya akan cepat tersentuh bila membaca atau orang bercerita pasal kesakitan. Saya tersentuh mendengar cerita daripada abang angkat yang aku sayangi tentang penyakit yang dialami oleh arwah teman baiknya dahulu sama seperti yg aku alami sekarang. Kerana saya tahu bagaimana perasaan orang yang ditimpa penyakit. Lebih-lebih lagi bila penyakit itu diwartakan sebagai tiada ubat dari segi perubatan konvensional dan berada pada tahap kritikal.

Untuk menulis pun kolam air mata bergenang! Aku pernah rasa putus asa kerana dah bermacam-macam cuba tapi masih belum jumpa penawarnya, tapi Allah maha penyayang. Didatangkan satu persatu petunjuk dikala saya begitu tertekan dan putus asa. Petunjuk dan hidayah datang dlm berbagai bentuk. Amin....

Di suatu hari dikala sakit menyapa saya sejurus aku masih belajar di Universiti dalam Jun 2002, aku berasa amat sedih. Allah tidak makbulkan doa aku ketika aku memohon kepadanya. Aku sakit lagi. Sahabatku yang juga telah pergi menumi yang maha esa juga cuba memberi kata semangat, "tak per , Allah sayang sungguh kat kau ni…" Aku membalas, "Dah boring dah dengar tu, aku dah tau tu semua…"

Itu yang keluar dari mulut aku dikala aku begitu terasa sayu, sedih dan putus harap. Aku mengambil pain killer dan terus ke surau kerana aku perlu berehat dalam 1 jam sebelum dapat memulakan kerja semula. Setelah lebih kurang 45 minit, sakit tidak reda. Aku perlu ambik tindakan seterusnya. Saya terpaksa ke klinik utk mengambil suntikan. Begitulah routine saya bila sakit datang. Tambah tertekan kerana aku harus siapkan assignment aku. Setelah aku menerima suntikan, aku ke bilik kuliah semula utk mengambil barang-barang aku untuk pulang.

Petunjuk pertama :


Aku sempat membaca email yang dihantar oleh sahabat aku… Emailnya mengandungi ini :

"Bila Allah cepat makbulkan Doamu, Maka DIA menyayangimu, Bila DIA lambatkan makbulkan Doamu, Maka DIA ingin Mengujimu, Bila DIA tidak makbulkan Doamu, Maka DIA merancang sesuatu yang lebih baik Untukmu.. Oleh itu, Sentiasalah bersangka baik pada ALLAH dalam apa jua keadaanpun.. Kerana kasih sayang ALLAH itu mendahului kemurkaannya.."

Aku tersedar dari kealpaan aku, Astaghfirullah.. siapa aku bersangka buruk dengan Allah. Mungkin Allah merancang sesuatu yang lebih baik utk aku dari kesembuhan yang aku pohon. Aku istighfar banyak-banyak.
Petunjuk Kedua :

Setelah sahabatku menghantar aku pulang. Aku tidur dan tidur… Dipendekkan cerita, malam esoknya, hari sabtu mlm ahad. Aku masih dalam kesakitan dan perlu pertolongan pain killer. Aku menonton Cerekarama yg pada ketika itu menayangkan cerita mengenai isteri curang yg Allah timpakan penyakit. Saya tidak ingat tajuk cerita itu.

Dikala ditimpa penyakit itu, bapa saudaranya memberi nasihat. Dan kata-kata bapa saudara wanita itu menusuk aku dan memberi khabar yang sememangnya Allah sangat sayangkan aku. Diantara lain watak itu berkata tentang kesakitan itu penghapus dosa. Ada diantaranya dipetik dari hadis-hadis berikut :

Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya”. (HR. Bukhari no. 5660 dan Muslim no. 2571).

Tidaklah seseorang muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegundah-gulanan hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dari kesalahan-kesalahannya”. (HR. Bukhari no. 5641).

Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengan dosa-dosanya”. (HR. Muslim no. 2573).

Bencana senantiasa menimpa orang mukmin dan mukminah pada dirinya, anaknya dan hartanya, sehingga ia berjumpa dengan Allah dalam keadaan tidak ada kesalahan pada dirinya”. (HR. Tirmidzi no. 2399, Ahmad II/450, Al-Hakim I/346 dan IV/314, Ibnu Hibban no. 697, dishohihkan Syeikh Albani dalam kitab Mawaaridizh Zham-aan no. 576).

Sesungguhnya Allah benar-benar akan menguji hamba-Nya dengan penyakit, sehingga ia menghapuskan setiap dosa darinya”. (HR. Al-Hakim I/348, dishohihkan Syeikh Albani dalam kitab Shohih Jami’is Shoghir no.1870).

Tidaklah seorang muslim tertusuk duri atau yang lebih dari itu, melainkan ditetapkan baginya dengan sebab itu satu derajat dan dihapuskan pula satu kesalahan darinya”. (HR. Muslim no. 2572).

Sakit demam itu menjauhkan setiap orang mukmin dari api neraka”. (HR. Al-Bazzar, dishohihkan Syeikh Albani dalam kitab Silsilah al Hadiits ash Shohihah no. 1821).

Janganlah kamu mencaci-maki penyakit demam, karena sesungguhnya (dengan penyakit itu) Allah akan menghapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi”. (HR. Muslim no. 2575).

Dikala itu aku merasa seolah-olah watak tersebut berbicara kepada aku. Aku menangis teresak-esak dan terus istighfar lagi…

Petunjuk Ke Tiga ;

Ahad malam pula, aku menonton rancangan ikhtibar dari tanah suci. Masih dalam kesakitan dan bertahan dengan pain killer. Rancangan kali itu berbicara tentang pasangan yang sakit ketika menunaikan haji. Diakhir rancangan pesanannya :

1. Allah datangkan penyakit atau musibah sebagai penghapus dosa.

2. Sakit atau musibah itu pemberi pahala :

Rasulullah shollallahu alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya besarnya pahala itu tergantung besarnya ujian. Dan sesungguhnya jika Allah menyukai suatu kaum, maka Dia akan menguji mereka. Barangsiapa yang ridho maka baginya keridhoan, dan barangsiapa yang murka maka baginya kemurkaan”. (HR. Tirmidzi no. 2396, Ibnu Majah no. 4031, dihasankan Syeikh Albani dalam Shohih Sunan Tirmidzi II/286).

3. Penyakit itu kifarah kepada dosa silam…

Aku sekali lagi terasa bahawa nasihat itu ditujukan kepada aku… Diwaktu itu aku betul-betul tenang dan redho dengan kesakitan yang Allah beri. Hati aku berkata, bukan senang utk mendapat pahala dan jaminan syurga Allah. Aku perlu bersabar dan bersyukur dengan anugerah Allah ini.

Aku bukan seorang yang kuat ibadat, jadi inilah caranya untuk aku mengutip pahala. Tapi aku perlu sabar dan redho…

Aku mengidap penyakit yang boleh dikatakan ‘terminating disease’. Aku hanya meunggu disaat-saat terakhir aku sahaja..

Adakah sakit itu penawar? Aku telah berusaha berubat, selebihnya urusan Allah. Jika sembuh Alhamdulilllah, jika tidak nanti aku perlu redho. Aku berdoa semoga Allah anugerahkan kesabaran yang tiada batas kepada Aku.. Sekarang aku hanya perlu tunggu dengan penuh pengharapan dan juga perlu bersedia utk menerima segalanya.. Tapi aku tahu Allah maha mengetahui apa yang terbaik buat sku… aku perlu bersangka baik..

Ya Allah Ya Baari’ sembuhkanlah penyakitku ini dan anugerahkan kesihatan yang sempurna untukku dan keluargaku. Ya Allah Ya Rahman Ya Wahab anugerah dan permudahkan aku dan keluargaku untuk mendapat syafaat yang sempurna yang dirahmati, diberkati dan dipelihara oleh MU. Ya Allah. Kau mudahkanlah yang sukar bagi kami Kau lenyapkan kedukaan hatiku dan sayu hatiku….


Dalam beberapa hadis Qudsi Allah Azza wa Jalla berfirman :Wahai anak Adam, jika engkau sabar dan mencari keredhoan pada saat musibah yang pertama, maka Aku tidak meredhoi pahalamu melainkan syurga”. (HR. Ibnu Majah no.1597, dihasankan oleh Syeikh Albani dalam Shohih Ibnu Majah : I/266).

Disini juga aku ingin mengambil kesempatan kepada semua pembaca, aku ingin memohon keampunan dari kalian semua..

Wassalam..